Ga mungkin itu sungguh sebuah pernyataan yang meluluh lantakkan pagiku. Berbaris kalimat yabg ku haturkan padamu dengan penuh harap itu belum juga terwujud. Kemudian kata itu hadir seolah sebuah jawab.
Ga mungkin...
Pelipisku berdenyut perih. Pandangku buram.
Rasanya pagi ini harapku akan hanya berakhir harap tanpa punya kesempatan untuk jadi kenyataan.
... Berderak retak terserak berantakan ...
L I F E is a wonder, a place full of surprises and magic... Count your blessing and be thankful
Thursday, August 28, 2014
Monday, July 21, 2014
Pergilah lagi...
Entah bintang kah bulan angin atau petunjuk lain yang bermain dalam benak, tapi sungguh sejuta risau tinggal dalam disana. Diam. Sendiri. Tanpa suara.
Entah bagaimana mampu ku pendam air mata yang bertahan buramkan pandang, udara yang melesak dalam dada menyesakkan, denyut di pelipis yang berdenyar menyaingi desiran darah.
Firasat.
Kata itu demikian kuat pengaruhnya. Membuat segala cemas bertebar berpencar dalam segenap sel tubuh. Menggila. Traumatis, pun dramatis.
Tapi ini bukan drama. Hidupku bukan drama.
Rasa ini sungguh telah lama tertidur. Mungkin terlalu lama hingga ku nyaris lupa apa namanya. Mungkin seharusnya tetap saja tidur pulas agar tak lagi muncul memporakporandakan hati.
Firasat.
Sungguh kali ini ku tak suka kata itu. Membuatku sakit kepala dan ingin berteriak, palingkan wajah dan berlari berlari berlari.
Ku mohon, kali ini saja. Jangan lagi datang, pun kembali lagi.
Ku mohon, biarkan aku bersama bahagia. Tidurlah lagi, dalam mimpi indah firasatmu sendiri.
Jangan lagi kembali.
Biarkan hidup berahasia.
Entah bagaimana mampu ku pendam air mata yang bertahan buramkan pandang, udara yang melesak dalam dada menyesakkan, denyut di pelipis yang berdenyar menyaingi desiran darah.
Firasat.
Kata itu demikian kuat pengaruhnya. Membuat segala cemas bertebar berpencar dalam segenap sel tubuh. Menggila. Traumatis, pun dramatis.
Tapi ini bukan drama. Hidupku bukan drama.
Rasa ini sungguh telah lama tertidur. Mungkin terlalu lama hingga ku nyaris lupa apa namanya. Mungkin seharusnya tetap saja tidur pulas agar tak lagi muncul memporakporandakan hati.
Firasat.
Sungguh kali ini ku tak suka kata itu. Membuatku sakit kepala dan ingin berteriak, palingkan wajah dan berlari berlari berlari.
Ku mohon, kali ini saja. Jangan lagi datang, pun kembali lagi.
Ku mohon, biarkan aku bersama bahagia. Tidurlah lagi, dalam mimpi indah firasatmu sendiri.
Jangan lagi kembali.
Biarkan hidup berahasia.
Monday, October 21, 2013
Biar ku ada
Tarikan nafas dalam itu terdengar lagi
Bersama pandang bimbang yang tak mampu lagi kau sembunyikan
Ragamu disini bersamaku, walau pikirmu melayang
Mencari jawab, pembenaran, penguat segala andai yang belum lelah berkeliaran
Percakapan yang sama lagi
Dengan sabar kita runut kembali percikan pikir dan ragumu
Susun satu demi satu untuk sebuah kemungkinan
Apakah ini, cobaan kah, godaan kah
Kemudian helaan nafas itu lagi...
Andai mampu ku pijak sejumput masa depan
Untuk ku bisikkan padamu, membawamu pada sebuah keputusan
Andai mampu ku yakinkan kebenaran suara hatimu
Sungguh akan ku lakukan
Pejamkan mata sejenak
Biar ku genggam hangat tanganmu sepanjang lelap malam
Biar ku bawa kita susuri segala ragu dan tanya
Biar kau temukan jawab dalam terjagamu esok hari
Biar ku ada,
Dalam setiap rasa dan pikirmu
Dalam setiap lelap dan terjagamu
Dalam setiap kita
Biar ku ada
Selalu
Biar kita ada
Selalu
Bersama pandang bimbang yang tak mampu lagi kau sembunyikan
Ragamu disini bersamaku, walau pikirmu melayang
Mencari jawab, pembenaran, penguat segala andai yang belum lelah berkeliaran
Percakapan yang sama lagi
Dengan sabar kita runut kembali percikan pikir dan ragumu
Susun satu demi satu untuk sebuah kemungkinan
Apakah ini, cobaan kah, godaan kah
Kemudian helaan nafas itu lagi...
Andai mampu ku pijak sejumput masa depan
Untuk ku bisikkan padamu, membawamu pada sebuah keputusan
Andai mampu ku yakinkan kebenaran suara hatimu
Sungguh akan ku lakukan
Pejamkan mata sejenak
Biar ku genggam hangat tanganmu sepanjang lelap malam
Biar ku bawa kita susuri segala ragu dan tanya
Biar kau temukan jawab dalam terjagamu esok hari
Biar ku ada,
Dalam setiap rasa dan pikirmu
Dalam setiap lelap dan terjagamu
Dalam setiap kita
Biar ku ada
Selalu
Biar kita ada
Selalu
Tuesday, September 24, 2013
Pejuang Cinta (?)
Selintas tiba-tiba lagu 'The Man Who Can't Be Moved-nya The Script' bikin saya ingat banyak kejadian.
Mungkin ketakutan terbesar manusia sebetulnya adalah kesepian, ketakutan akan kesendirian. Tapi lucunya, banyak hal juga yang manusia lakukan untuk memperpanjang kesendirian, sebelum akhirnya yakin akan pilihan teman hidupnya.
Banyak hal yang saya lakukan untuk memastikan bahwa seorang laki-laki memang betul telah menetapkan hatinya dan memilih saya sebagai pendamping hidupnya. Mungkin kebanyakan hal yang saya lakukan itu bodoh dan konyol, tapi saya selalu percaya bahwa laki-laki yang tepat akan menemukan cara untuk memahami dan menjawab segala kekonyolan dan kebodohan tersebut.
Beberapa orang mungkin beranggapan bahwa saya sangat terbuka dan mudah dibaca, mungkin mereka benar.
Tapi toh banyak orang yang pada kenyataannya hanya mampu membaca apa yang memang saya sodorkan agar mereka pahami, bukan segala rahasia hati dan pikir yang saya bagi sebatas kenyamanan rasa. Walaupun demikian, tetap saja banyak teman baik yang diam dan memahami segala kekacauan dan keanehan polah tingkah dan riuh rasa serta pikir saya, jauh didalam diri.
Sejak dulu saya tidak punya kriteria lelaki idaman, yang penting klik di hati saya, sudah lebih dari cukup.
Laki-laki yang membuat saya nyaman menjadi diri sendiri, nyaman untuk jujur menampilkan segala hal apa adanya dari saya, dimana saya tidak perlu takut nampak bodoh pun jelek.
Apa adanya, tanpa rahasia.
Buat saya itu di atas segalanya. Karena kebohongan satu akan mengantar kita pada kebohongan selanjutnya. Selain itu saya juga sedikit pelupa, jadi paling payah kalau harus berbohong. Jadi biasanya tahapan si jaga image tidak pernah masuk di aturan main hidup saya. Buang waktu dan melelahkan.
Setelahnya, kemauan kerasnya untuk bersama saya.
Hidup tidak selalu penuh cinta dan gelimang bahagia. Dan pada saat kita tua nanti, apalagi yang kita butuhkan selain pasangan hidup yang membuat kita nyaman dalam sedih, suka pun diam? Pada saat rambut tak lagi hitam, makanan tak lagi mampu kita nikmati kelezatannya secara maksimal, yang tersisa hanya percakapan ringan dan hangat dalam tatapan mata dan sentuhan penuh kasih.
Saya termasuk model perempuan kuno yang beranggapan kalau laki-laki harus kuat, harus lebih kuat dari saya. Sebagai imam dalam keluarga kami kelak, dan juga sebagai panutan dan pegangan hidup saya nanti. Seperti saya bilang, hidup tidak selalu mudah, jadi kalau laki-laki saya nanti gampang menyerah, gampang terluka dan gampangan menghadapi hidup, rasanya berat buat saya melihat masa depan bersamanya.
Terlepas dari masalah kehidupan, saya seringkali juga bukan perempuan yang mudah dihadapi. Jadi saya harus yakin betul bahwa dia yakin bahwa tidak salah memilih saya, yang dengan demikian harus mampu meyakinkan saya bahwa dia sungguh-sungguh. Saya butuh diyakinkan, entah bagaimana caranya.
Seorang teman pernah bercerita, bahwa pertengkaran terburuk mereka diakhiri dengan aksi saling menyakiti secara fisik. Saya ingat betul kalimatnya, "kalau di film atau cerita teman-teman lain, kalau kita pukul dia, harusnya dia peluk kita kuat-kuat kan? Bukan malah balas memukul..."
Seorang teman lainnya memilih pergi, dan berharap laki-laki tersebut datang menjemputnya dengan cinta dan harapan bahwa semua akan baik-baik saja. Sayangnya sang laki-laki memang datang, tapi tidak untuk menjemput...
Mungkin walaupun segala kisah cinta didunia ditelaah dan disimpulkan, tidak akan mampu menerjemahkan seperti apakah berjuang untuk cinta. Terlalu banyak kisah, terlalu banyak hati dan pikir. Tidak akan pernah mampu menjadi sebuah rumusan baku sebagai pegangan para pencinta.
... I want you to fight for me
Dan pada akhirnya, yang tinggal adalah memang milik kita.
Saat rahasia itu terjawab, bersama nyaman dan bahagia. Semoga selamanya.
Mungkin ketakutan terbesar manusia sebetulnya adalah kesepian, ketakutan akan kesendirian. Tapi lucunya, banyak hal juga yang manusia lakukan untuk memperpanjang kesendirian, sebelum akhirnya yakin akan pilihan teman hidupnya.
Banyak hal yang saya lakukan untuk memastikan bahwa seorang laki-laki memang betul telah menetapkan hatinya dan memilih saya sebagai pendamping hidupnya. Mungkin kebanyakan hal yang saya lakukan itu bodoh dan konyol, tapi saya selalu percaya bahwa laki-laki yang tepat akan menemukan cara untuk memahami dan menjawab segala kekonyolan dan kebodohan tersebut.
Beberapa orang mungkin beranggapan bahwa saya sangat terbuka dan mudah dibaca, mungkin mereka benar.
Tapi toh banyak orang yang pada kenyataannya hanya mampu membaca apa yang memang saya sodorkan agar mereka pahami, bukan segala rahasia hati dan pikir yang saya bagi sebatas kenyamanan rasa. Walaupun demikian, tetap saja banyak teman baik yang diam dan memahami segala kekacauan dan keanehan polah tingkah dan riuh rasa serta pikir saya, jauh didalam diri.
Sejak dulu saya tidak punya kriteria lelaki idaman, yang penting klik di hati saya, sudah lebih dari cukup.
Laki-laki yang membuat saya nyaman menjadi diri sendiri, nyaman untuk jujur menampilkan segala hal apa adanya dari saya, dimana saya tidak perlu takut nampak bodoh pun jelek.
Apa adanya, tanpa rahasia.
Buat saya itu di atas segalanya. Karena kebohongan satu akan mengantar kita pada kebohongan selanjutnya. Selain itu saya juga sedikit pelupa, jadi paling payah kalau harus berbohong. Jadi biasanya tahapan si jaga image tidak pernah masuk di aturan main hidup saya. Buang waktu dan melelahkan.
Setelahnya, kemauan kerasnya untuk bersama saya.
Hidup tidak selalu penuh cinta dan gelimang bahagia. Dan pada saat kita tua nanti, apalagi yang kita butuhkan selain pasangan hidup yang membuat kita nyaman dalam sedih, suka pun diam? Pada saat rambut tak lagi hitam, makanan tak lagi mampu kita nikmati kelezatannya secara maksimal, yang tersisa hanya percakapan ringan dan hangat dalam tatapan mata dan sentuhan penuh kasih.
Saya termasuk model perempuan kuno yang beranggapan kalau laki-laki harus kuat, harus lebih kuat dari saya. Sebagai imam dalam keluarga kami kelak, dan juga sebagai panutan dan pegangan hidup saya nanti. Seperti saya bilang, hidup tidak selalu mudah, jadi kalau laki-laki saya nanti gampang menyerah, gampang terluka dan gampangan menghadapi hidup, rasanya berat buat saya melihat masa depan bersamanya.
Terlepas dari masalah kehidupan, saya seringkali juga bukan perempuan yang mudah dihadapi. Jadi saya harus yakin betul bahwa dia yakin bahwa tidak salah memilih saya, yang dengan demikian harus mampu meyakinkan saya bahwa dia sungguh-sungguh. Saya butuh diyakinkan, entah bagaimana caranya.
Seorang teman pernah bercerita, bahwa pertengkaran terburuk mereka diakhiri dengan aksi saling menyakiti secara fisik. Saya ingat betul kalimatnya, "kalau di film atau cerita teman-teman lain, kalau kita pukul dia, harusnya dia peluk kita kuat-kuat kan? Bukan malah balas memukul..."
Seorang teman lainnya memilih pergi, dan berharap laki-laki tersebut datang menjemputnya dengan cinta dan harapan bahwa semua akan baik-baik saja. Sayangnya sang laki-laki memang datang, tapi tidak untuk menjemput...
Mungkin walaupun segala kisah cinta didunia ditelaah dan disimpulkan, tidak akan mampu menerjemahkan seperti apakah berjuang untuk cinta. Terlalu banyak kisah, terlalu banyak hati dan pikir. Tidak akan pernah mampu menjadi sebuah rumusan baku sebagai pegangan para pencinta.
... I want you to fight for me
Dan pada akhirnya, yang tinggal adalah memang milik kita.
Saat rahasia itu terjawab, bersama nyaman dan bahagia. Semoga selamanya.
Thursday, September 5, 2013
Between a hi and a delete button
Life is a one long and mysterious path, full of secret doors and hidden trap, though you can always find rainbow and fireworks at each and every turn.
Some people made promises, based on hope and faith that the world might turn, but some things could stay the same. Regardless of the truly existance of evolution. Some people believe, and choose to ignore the fact because it's just too much to handle.
Some facts are better left unspoken, hidden and ignored.
It will never be easy for people to stand brave admitting their own weaknesses, their own pain and scars, their own anger and revenge. Some people might be as naive as possible, so the world could stay colourfull and peacefull.
The fact that not everybody is happy seeing other people's happiness just struck into my head.
The line, "their happiness is just too much to bear", never occured to me to be a real thing. To be one of the reasons for things to change.
Indeed you cannot pleased everyone...
The through all those downs was never a guarantee of people staying together. The being there was never counted. The pain and dissapointment erased all goodness. Ironic, but somehow true.
Maybe the reason is simply that people move on to different direction, maybe...
Maybe the reason is just there was never be one, never be us...
Maybe there was never a reason at all, for things never happened...
The hope is still there, for friendship to last against all odds.
But the day I said hi, turned out to be the trigger of your clicking the delete button.
Then maybe, just maybe...
Somewhere in the future...
Do take care, wherever you are...
Wish you happiness always...
Some people made promises, based on hope and faith that the world might turn, but some things could stay the same. Regardless of the truly existance of evolution. Some people believe, and choose to ignore the fact because it's just too much to handle.
Some facts are better left unspoken, hidden and ignored.
It will never be easy for people to stand brave admitting their own weaknesses, their own pain and scars, their own anger and revenge. Some people might be as naive as possible, so the world could stay colourfull and peacefull.
The fact that not everybody is happy seeing other people's happiness just struck into my head.
The line, "their happiness is just too much to bear", never occured to me to be a real thing. To be one of the reasons for things to change.
Indeed you cannot pleased everyone...
The through all those downs was never a guarantee of people staying together. The being there was never counted. The pain and dissapointment erased all goodness. Ironic, but somehow true.
Maybe the reason is simply that people move on to different direction, maybe...
Maybe the reason is just there was never be one, never be us...
Maybe there was never a reason at all, for things never happened...
The hope is still there, for friendship to last against all odds.
But the day I said hi, turned out to be the trigger of your clicking the delete button.
Then maybe, just maybe...
Somewhere in the future...
Do take care, wherever you are...
Wish you happiness always...
Jakarta
Jakarta itu,
Macetnya luar biasa, bahkan konon katanya akan terjadi macet total di tahun 2015 karena meningkatnya jumlah kendaraan bermotor yang tidak sebanding dengan fasilitas jalan raya. Mengerikan ya...
Sudah beberapa tahun belakangan saya lebih memilih untuk tidak lagi menyetir sendiri dan merasa nyaman dengan kendaraan umum. Untuk berangkat dan pulang kerja, saya memilih untuk naik bis patas ac dari jalan raya didekat rumah dan langsung turun di depan gedung kantor. Walaupun setibanya dikantor harus langsung cuci muka, tangan dan kaki untuk menghilangkan bau asap knalpot. Untuk keperluan lainnya, saya biasanya memilih naik taksi. Selain ga perlu repot cari parkir dan berperang melawan padatnya lalu lintas, saya bisa kembali rajin membaca buku.
Jakarta itu,
Polusinya minta ampun hebat sangat. Sampai-sampai langit biru sepertinya bukan milik Jakarta.
Tapi walau bagaimanapun, Jakarta itu...
Kota yang ga pernah tidur, jam berapapun kita bisa keluyuran dan cari makan. Dari warung indomie telor kornet, bubur ayam, sekoteng dan tentu saja nasi goreng sejuta rasa, sampai rumah makan cepat saji dan cafe untuk sekedar ngupi cantik tersebar di seluruh penjuru kota. Hal ini didukung juga sama fasilitas transportasi yang siap siaga 24 jam.
Surga belanja, mau yang murah meriah, barang bekas ataupun merk terkenal, semuanya ada. Bahkan sekarang tambah sering aja tuh acara midnight sale dan edannya juga ga pernah kehabisan pembeli.
Jakarta itu, rumah...
Macetnya luar biasa, bahkan konon katanya akan terjadi macet total di tahun 2015 karena meningkatnya jumlah kendaraan bermotor yang tidak sebanding dengan fasilitas jalan raya. Mengerikan ya...
Sudah beberapa tahun belakangan saya lebih memilih untuk tidak lagi menyetir sendiri dan merasa nyaman dengan kendaraan umum. Untuk berangkat dan pulang kerja, saya memilih untuk naik bis patas ac dari jalan raya didekat rumah dan langsung turun di depan gedung kantor. Walaupun setibanya dikantor harus langsung cuci muka, tangan dan kaki untuk menghilangkan bau asap knalpot. Untuk keperluan lainnya, saya biasanya memilih naik taksi. Selain ga perlu repot cari parkir dan berperang melawan padatnya lalu lintas, saya bisa kembali rajin membaca buku.
Jakarta itu,
Polusinya minta ampun hebat sangat. Sampai-sampai langit biru sepertinya bukan milik Jakarta.
Tapi walau bagaimanapun, Jakarta itu...
Kota yang ga pernah tidur, jam berapapun kita bisa keluyuran dan cari makan. Dari warung indomie telor kornet, bubur ayam, sekoteng dan tentu saja nasi goreng sejuta rasa, sampai rumah makan cepat saji dan cafe untuk sekedar ngupi cantik tersebar di seluruh penjuru kota. Hal ini didukung juga sama fasilitas transportasi yang siap siaga 24 jam.
Surga belanja, mau yang murah meriah, barang bekas ataupun merk terkenal, semuanya ada. Bahkan sekarang tambah sering aja tuh acara midnight sale dan edannya juga ga pernah kehabisan pembeli.
Jakarta itu, rumah...
Sunday, July 21, 2013
Persimpangan
Sore itu secangkir kopi hangat hanya diam tak tersentuh, seolah hiasan meja yang hadir sebagai pelengkap. Disuguhkan bersama harum dan kepulan uap panas, hingga dingin tak bersahabat.
Tak bersahabat.
Sungguh dua kata itu bukan paduan kata yang menarik. Menghadirkan perih dan kosong dalam hening yang menyesakkan.
Dalam banyak kesempatan, tak perlu lagi kata dan kalimat manis bertebaran berbantahan dengan kebenaran dan penyangkalan. Karena kemudian suara itu akan hadir berbisik, semua telah usai.
Kita tak lagi sama. Roda kehidupan yang selama ini seringkali menempatkan kita pada posisi berlawanan pun tak mampu lagi menempatkan kita pada diam dan bodoh yang sama. Tawa pun kemudian sumbang.
Kopi mungkin telah dingin, tanpa gelak tawa. Dingin.
Tapi sendiri itu takkan pernah terjadi. Karena kita ada, telah ada dan akan selalu ada.
As I said, I'm with you all the way...
Tak bersahabat.
Sungguh dua kata itu bukan paduan kata yang menarik. Menghadirkan perih dan kosong dalam hening yang menyesakkan.
Dalam banyak kesempatan, tak perlu lagi kata dan kalimat manis bertebaran berbantahan dengan kebenaran dan penyangkalan. Karena kemudian suara itu akan hadir berbisik, semua telah usai.
Kita tak lagi sama. Roda kehidupan yang selama ini seringkali menempatkan kita pada posisi berlawanan pun tak mampu lagi menempatkan kita pada diam dan bodoh yang sama. Tawa pun kemudian sumbang.
Kopi mungkin telah dingin, tanpa gelak tawa. Dingin.
Tapi sendiri itu takkan pernah terjadi. Karena kita ada, telah ada dan akan selalu ada.
As I said, I'm with you all the way...
Sunday, July 14, 2013
Rumah
Mereka bilang,
Rumah adalah tempat cinta berada
Rumah adalah tempat kita pulang
Rumah adalah tempat dimana hati berada
Dan aku terbang,
Kembali pulang
Ke rumah
Tempat semua ada
Walau tanpa kamu
Yang tertinggal di rumah
Karena kini,
Ku punya dua rumah
Penuh cinta,tempat berpulangnya hati...
Rumah adalah tempat cinta berada
Rumah adalah tempat kita pulang
Rumah adalah tempat dimana hati berada
Dan aku terbang,
Kembali pulang
Ke rumah
Tempat semua ada
Walau tanpa kamu
Yang tertinggal di rumah
Karena kini,
Ku punya dua rumah
Penuh cinta,tempat berpulangnya hati...
Thursday, June 13, 2013
Cubit!
Kucubit sebelah pipiku,
Saat mataku diam menatap wajahmu
Tenggelam dalam dongeng teknologi bernama 'Apple'
Serius dan damai
Kucubit lenganku,
Saat hangat lenganmu dalam rengkuh penuhku
Ketika langkah ringan kita susuri bumi
Berceloteh, pun diam
Kugigit bibirku,
Saat mata kita bertatapan
Dan ku lihat bayangku disana
Ada cinta dan damai
Kucubit lenganmu,
Ketika malam mulai larut
Bersama hangat tubuhmu disisiku
Dan terdengar pekik terkejutmu
Tuhan,
Terima kasih
Aku tahu ini bukan mimpi
Tuhan,
Terima kasih
Semoga selalu dalam ridho-Mu
Saat mataku diam menatap wajahmu
Tenggelam dalam dongeng teknologi bernama 'Apple'
Serius dan damai
Kucubit lenganku,
Saat hangat lenganmu dalam rengkuh penuhku
Ketika langkah ringan kita susuri bumi
Berceloteh, pun diam
Kugigit bibirku,
Saat mata kita bertatapan
Dan ku lihat bayangku disana
Ada cinta dan damai
Kucubit lenganmu,
Ketika malam mulai larut
Bersama hangat tubuhmu disisiku
Dan terdengar pekik terkejutmu
Tuhan,
Terima kasih
Aku tahu ini bukan mimpi
Tuhan,
Terima kasih
Semoga selalu dalam ridho-Mu
Tuesday, April 16, 2013
Sepanjang Nafasku...
Hari itu,
Berbaris kalimat ku tuturkan kepada beliau penjagaku, untuk mengizinkan kita bersama
Memohon keikhlasannya untuk menikahkan aku, denganmu
Serak penuh tangis haru menyelimuti jawaban sederhananya yang penuh cinta
Hari itu,
Kemudian terucap sebaris kalimat janji untuk bersama sepanjang usia
Janji dihadapan segala yang hidup, dihadapan Dia yang maha kuasa
Untuk menjaga kebersamaan kita dalam bahagia, lahir batin, dunia dan akhirat
Sepanjang nafasku,
Sepanjang nafasmu,
Semoga kekal selamanya
Dalam cinta dan bahagia
Penuh doa, rahmat dan hidayah
Selamanya...
- Minggu, 07 April 2013 -
Berbaris kalimat ku tuturkan kepada beliau penjagaku, untuk mengizinkan kita bersama
Memohon keikhlasannya untuk menikahkan aku, denganmu
Serak penuh tangis haru menyelimuti jawaban sederhananya yang penuh cinta
Hari itu,
Kemudian terucap sebaris kalimat janji untuk bersama sepanjang usia
Janji dihadapan segala yang hidup, dihadapan Dia yang maha kuasa
Untuk menjaga kebersamaan kita dalam bahagia, lahir batin, dunia dan akhirat
Sepanjang nafasku,
Sepanjang nafasmu,
Semoga kekal selamanya
Dalam cinta dan bahagia
Penuh doa, rahmat dan hidayah
Selamanya...
- Minggu, 07 April 2013 -
Tuesday, February 12, 2013
Officially 37
Ya, hari ini bertambah satu angka penunjuk umur itu.
Buat sebagian orang mungkin hari ulang tahun ini ga beda dengan hari lain. Tapi entah kenapa, buat saya hari ulang tahun itu penting banget rasanya. Semacam ada tolak ukur eksistensi saya dalam kehidupan orang lain di sekitar.
Dan rasanya banyak yang berubah di ulang tahun saya kali ini.
Dengan segala rencana besar yang Insya Allah akan segera terwujud, sepertinya semesta diam-diam bersekutu. Menjadikan hari ini begitu istimewa, berlimpah ucapan dan perayaan sederhana yang hadir bergantian. Seolah menyiratkan bahwa tahun depan mungkin akan mulai sepi dering telepon, pesan ucapan selamat pun peluk hangat dan kecup basah di pipi.
Ada beberapa yang hilang tahun ini, yah bagaimanapun hidup berputar. Walau berat hati, perubahan itu harus mampu saya terima demikian adanya. Semoga kalian baik-baik saja ya...
Dan beberapa yang tiba-tiba hadir sungguh membuat saya berteriak tertahan. Kejutan itu baiknya memang hadir dalam kemasan indah yang menghantar bahagia kan? Terima kasih telah hadir kembali...
Dan yang sepertinya nyaris bisa ditebak adalah, lelaki kesayangan saya itupun nyaris menjadi peserta terakhir dalam 'kompetisi mereka yang tidak lupa ulang tahun saya' kali ini. Ucapan selamat ulang tahun lewat viber itu baru saya terima nyaris jam 9 malam, ya ga menghilangkan juga sih kalau dia sudah kirim pesan ucapan selamat subuh tadi.
Sekarang yang bersangkutan sudah lelap di benua sana, ga nyadar kalau saya tetap berharap ulang tahun romantis minimalis mengingat jarak yang jauh. Tapi ya sudahlah, mungkin juga ini kode untuk siap-siap buat tahun depan ya?...
Terima kasih buat semua yang sudah hadir memeriahkan hari ini, dan dalam kehidupan saya. Semoga tetap tinggal sampai hari-hari selanjutnya.
Adalah hadiah tak terhingga mengetahui begitu banyak mereka yang peduli dan menyayangi kita dengan tulus hati.
Dan semoga sayapun akan mampu menjaga segala rasa dan keberadaan mereka, selamanya.
I am officially 37 today...
Semoga segala yang terbaik akan menemukan jalannya untuk terwujud, aamiin...
Buat sebagian orang mungkin hari ulang tahun ini ga beda dengan hari lain. Tapi entah kenapa, buat saya hari ulang tahun itu penting banget rasanya. Semacam ada tolak ukur eksistensi saya dalam kehidupan orang lain di sekitar.
Dan rasanya banyak yang berubah di ulang tahun saya kali ini.
Dengan segala rencana besar yang Insya Allah akan segera terwujud, sepertinya semesta diam-diam bersekutu. Menjadikan hari ini begitu istimewa, berlimpah ucapan dan perayaan sederhana yang hadir bergantian. Seolah menyiratkan bahwa tahun depan mungkin akan mulai sepi dering telepon, pesan ucapan selamat pun peluk hangat dan kecup basah di pipi.
Ada beberapa yang hilang tahun ini, yah bagaimanapun hidup berputar. Walau berat hati, perubahan itu harus mampu saya terima demikian adanya. Semoga kalian baik-baik saja ya...
Dan beberapa yang tiba-tiba hadir sungguh membuat saya berteriak tertahan. Kejutan itu baiknya memang hadir dalam kemasan indah yang menghantar bahagia kan? Terima kasih telah hadir kembali...
Dan yang sepertinya nyaris bisa ditebak adalah, lelaki kesayangan saya itupun nyaris menjadi peserta terakhir dalam 'kompetisi mereka yang tidak lupa ulang tahun saya' kali ini. Ucapan selamat ulang tahun lewat viber itu baru saya terima nyaris jam 9 malam, ya ga menghilangkan juga sih kalau dia sudah kirim pesan ucapan selamat subuh tadi.
Sekarang yang bersangkutan sudah lelap di benua sana, ga nyadar kalau saya tetap berharap ulang tahun romantis minimalis mengingat jarak yang jauh. Tapi ya sudahlah, mungkin juga ini kode untuk siap-siap buat tahun depan ya?...
Terima kasih buat semua yang sudah hadir memeriahkan hari ini, dan dalam kehidupan saya. Semoga tetap tinggal sampai hari-hari selanjutnya.
Adalah hadiah tak terhingga mengetahui begitu banyak mereka yang peduli dan menyayangi kita dengan tulus hati.
Dan semoga sayapun akan mampu menjaga segala rasa dan keberadaan mereka, selamanya.
I am officially 37 today...
Semoga segala yang terbaik akan menemukan jalannya untuk terwujud, aamiin...
Sunday, January 20, 2013
Rahasia
Rahasia hidup siapa yang tahu. Sebentar ada tangis, sebentar tawa, segalanya hadir dalam porsi sempurna menurut kehendak Allah, pemilik kesempurnaan di alam raya ini.
Segalanya pasti hadir dengan cara terbaik, untuk alasan terbaik.
Sujud syukurku semoga takkan pernah alpa untuk hadir, atas segala cinta dan limpahan bahagia yang telah dengan sangat murah hati Engkau hadirkan tanpa batasan pun pamrih.
Terima kasih telah hadirkan dia yang akan menjadi pendamping hidupku, semoga selalu mendapat ridho dan berkah dari-Mu.
Sampai selamanya, sepanjang waktu yang Engkau ijinkan.
Bahagia lahir batin, dunia serta akhirat.
Aamiin ya rabbal'alamiin...
Segalanya pasti hadir dengan cara terbaik, untuk alasan terbaik.
Sujud syukurku semoga takkan pernah alpa untuk hadir, atas segala cinta dan limpahan bahagia yang telah dengan sangat murah hati Engkau hadirkan tanpa batasan pun pamrih.
Terima kasih telah hadirkan dia yang akan menjadi pendamping hidupku, semoga selalu mendapat ridho dan berkah dari-Mu.
Sampai selamanya, sepanjang waktu yang Engkau ijinkan.
Bahagia lahir batin, dunia serta akhirat.
Aamiin ya rabbal'alamiin...
Monday, December 31, 2012
2012 - 2013
Hari terakhir di 2012.
2012 jadi tahun sejuta rasa. Bergelimang bahagia, harap, doa dan sejuta peluk cium hangat dari orang-orang kesayangan. Tahun dimana rasa syukur rasanya tak pernah alpa terucap, tahun dimana berjuta berkah dan rezeki hadir silih berganti. Walau ada air mata yang hadir atas sesal dan amarah, segalanya berakhir penuh haru dan bahagia. Pada akhirnya setiap kita menginginkan yang terbaik bagi mereka yang kita sayangi.
Selamat menyambut tahun yang baru, 2013.
Semoga segala yang terbaik selalu menemukan jalannya bagi setiap kita, semoga kebahagiaan selalu ada dalam setiap langkah dan harapan, semoga kemudahan kelancaran dan kebaikan selalu menemani, dan semoga kasih sayang tiada putus hadir selamanya.
2012 jadi tahun sejuta rasa. Bergelimang bahagia, harap, doa dan sejuta peluk cium hangat dari orang-orang kesayangan. Tahun dimana rasa syukur rasanya tak pernah alpa terucap, tahun dimana berjuta berkah dan rezeki hadir silih berganti. Walau ada air mata yang hadir atas sesal dan amarah, segalanya berakhir penuh haru dan bahagia. Pada akhirnya setiap kita menginginkan yang terbaik bagi mereka yang kita sayangi.
Selamat menyambut tahun yang baru, 2013.
Semoga segala yang terbaik selalu menemukan jalannya bagi setiap kita, semoga kebahagiaan selalu ada dalam setiap langkah dan harapan, semoga kemudahan kelancaran dan kebaikan selalu menemani, dan semoga kasih sayang tiada putus hadir selamanya.
Monday, December 24, 2012
Hmmmm (indeed)
Mereka bilang,
Bulan tak pernah alpa hadir setiap malam
Hanya tertutup bayang dan sembunyi dibalik awan
...
Kemudian aku hilang kata
Diam disudut
Bergerak satu-satu dalam detak jam dinding
Sunyi
Menyesakkan
Bulan tak pernah alpa hadir setiap malam
Hanya tertutup bayang dan sembunyi dibalik awan
...
Kemudian aku hilang kata
Diam disudut
Bergerak satu-satu dalam detak jam dinding
Sunyi
Menyesakkan
Wednesday, December 12, 2012
birds of a feather flock together
... dan bahwa,
evolusi alam pun hadir dalam interaksi manusia
sungguh terhatur sembah sujudku pada adanya mereka,
apalah adaku tanpa mereka
atas cinta dan kasih sepanjang masa
sungguh dalam peluk hangatku kepada mereka tersayang
yang telah diam dalam rahim yang sama
terikat selamanya dalam darah yang mengalir pada tiap petak nadi
sungguh hangat hati dalam kebahagiaan sederhana
pada sahabat yang diam tak beranjak
pada sahabat yang tinggal dalam segala musim
dan sungguh segala rasaku diam dalam segala adamu
yang telah tinggal dan bersamaku separuh langkah
untuk tinggal dan bersama sepanjang hidup
note,
ku titipkan cinta untuk;
mimo&baps,kakakbochim&nyssa,buncil&mbot&fadhil&farah
teman-teman terbaik
my dearest M
semoga semesta selamanya bersekutu untuk menjaga kalian dalam cinta bahagia
selamanya
evolusi alam pun hadir dalam interaksi manusia
sungguh terhatur sembah sujudku pada adanya mereka,
apalah adaku tanpa mereka
atas cinta dan kasih sepanjang masa
sungguh dalam peluk hangatku kepada mereka tersayang
yang telah diam dalam rahim yang sama
terikat selamanya dalam darah yang mengalir pada tiap petak nadi
sungguh hangat hati dalam kebahagiaan sederhana
pada sahabat yang diam tak beranjak
pada sahabat yang tinggal dalam segala musim
dan sungguh segala rasaku diam dalam segala adamu
yang telah tinggal dan bersamaku separuh langkah
untuk tinggal dan bersama sepanjang hidup
note,
ku titipkan cinta untuk;
mimo&baps,kakakbochim&nyssa,buncil&mbot&fadhil&farah
teman-teman terbaik
my dearest M
semoga semesta selamanya bersekutu untuk menjaga kalian dalam cinta bahagia
selamanya
Wednesday, December 5, 2012
and so they say...
Ketika kata kemudian sulit berbaris rapi dalam bentangan kalimat, menjadikan halaman-halaman bersih kosong tanpa cerita. Tetapi bukan karena hidup sedang diam hening dan berduka, ataupun bergembira ria. Hidup sedang mengalir dalam segala riak dan gelombangnya, berseling hujan dan cerah mentari.
Aku menikmati setiap detik hidup, bersama adamu...
Dan kamu tahu, kata mereka, ini cinta...
Aku menikmati setiap detik hidup, bersama adamu...
Dan kamu tahu, kata mereka, ini cinta...
Thursday, September 27, 2012
Sesederhana Hidup
Pagi,
Satu lagi hari baru
Hari ini mentari bermalasan, berselimutkan awan hadirkan asa
Akan satu hari penuh syukur
Terima kasih,
Atas penerimaan yang hadir atas nama cinta dan kasih sayang
Atas keberadaan apa adanya yang hadir dengan tulus hati
Terima kasih,
Untuk pertemanan sederhana yang memenuhi hidup dengan cengiran bahagia
Dan sungguh,
Betapa bahagia itu sungguh sederhana adanya
Terima kasih,
Untuk kesederhanaan yang membahagiakan
Satu lagi hari baru
Hari ini mentari bermalasan, berselimutkan awan hadirkan asa
Akan satu hari penuh syukur
Terima kasih,
Atas penerimaan yang hadir atas nama cinta dan kasih sayang
Atas keberadaan apa adanya yang hadir dengan tulus hati
Terima kasih,
Untuk pertemanan sederhana yang memenuhi hidup dengan cengiran bahagia
Dan sungguh,
Betapa bahagia itu sungguh sederhana adanya
Terima kasih,
Untuk kesederhanaan yang membahagiakan
Nitey Nite
Hearing the sound of loved one asleep, even the annoying snoring sound, is somehow a blessing. Undescribable one. Even more when you are zillion miles away.
Nitey nite beybi, sleep tight...
Nitey nite beybi, sleep tight...
Wednesday, September 26, 2012
Marked, but (hopefully) unlocked
There will be people in life that you loved dearly, then you decided to go on a short or a long trip as you think you can bear hours and days with them.
You are not perfect yourself, therefore you can't expect them to not see all your flaws and those unpleasant sides of you.
Yet you go, on those trips. Let it be short or long ones.
Unexpected things happen when you're travelling; rain, uncomfy places, misreading the maps and get lost, headache, starving and grumpy for low blood sugar. Just focus on all the fun and silly sides, make the trip all worthwhile and happy. Compromise your schedule and destination, you can't win everything and let others have no say on things.
When the unexpected happened, be prepared. People might get disappointed, or even angry.
This is the point then, where you have to manage emotions.
Enjoy the trip, for whatever happen, don't let the unfortunate events take away your excitement and happiness.
Forgiving is always the key, yet forgetting has never been easy.
Some scars stays and leave marks, but can't let the door to those marks be locked and burnt your heart.
And those people who survived the elimination of travelling, are those who worth keeping forever.
You are not perfect yourself, therefore you can't expect them to not see all your flaws and those unpleasant sides of you.
Yet you go, on those trips. Let it be short or long ones.
Unexpected things happen when you're travelling; rain, uncomfy places, misreading the maps and get lost, headache, starving and grumpy for low blood sugar. Just focus on all the fun and silly sides, make the trip all worthwhile and happy. Compromise your schedule and destination, you can't win everything and let others have no say on things.
When the unexpected happened, be prepared. People might get disappointed, or even angry.
This is the point then, where you have to manage emotions.
Enjoy the trip, for whatever happen, don't let the unfortunate events take away your excitement and happiness.
Forgiving is always the key, yet forgetting has never been easy.
Some scars stays and leave marks, but can't let the door to those marks be locked and burnt your heart.
And those people who survived the elimination of travelling, are those who worth keeping forever.
Wednesday, September 19, 2012
sign
Vulnerable
Dependent
Insecure
Fragile
One crystal glass
Handle with care
...
I wish people see the sign
In every living things
In everything they see
Dependent
Insecure
Fragile
One crystal glass
Handle with care
...
I wish people see the sign
In every living things
In everything they see
Subscribe to:
Posts (Atom)