Saturday, December 17, 2011

Senja, Hujan, dan Aku

Bukan rahasia kalau sore hujan selalu membuatku merindu. Tolong jangan tanya mengapa ataupun siapa, karena rindu tidak perlu alasan. Kadang ku pikir rindu hanya perlu aku, dan hujan, atau senja, atau bahkan tidak perlu apa-apa.
Dan kemudian rindu itu mengalir menghangatkan hati.

Ah, tentu saja rinduku kadang hadir berteman wajah, ataupun harum wangi tubuh, berbagai kilasan peristiwa yang menyisakan senyum maupun helaan nafas.

Sore ini, tidak ada wajah...
Tidak ada harum wangi tubuh...
Pun peristiwa berkelebat di benak

Aku hanya rindu senja berteman hujan
Tidak lebih, apalagi kurang

Aku
Senja
Hujan

Dan bahwa,
Lagi-lagi
Betapa bahagia itu sungguh sederhana adanya

No comments: