Wednesday, November 25, 2009

some things are better left undone...

Seorang kawan lama muncul lagi dalam kehidupanku, belum berupa sebuah pertemuan antara dua raga manusia tetapi cukup membangkitkan beberapa ingatan tentang hal yang kami bagi dan jalani bersama. Mungkin tidak banyak, dan tertimbun oleh kenangan lain sehingga kenangan itu diam teronggok, berdebu di sudut ingatan.
Ada sesal saat melihat ke belakang, pada kesalahan dan kealpaan dari jiwa muda yang penuh emosi dan ego. Kesombongan kekerashatian egoisme bahkan ketidakpedulian muncul bertubi2 dalam setiap langkah. Arogan kah, atau kerapuhan yang terselubung sebuah arogansi... Mungkin kata2 itu yang sebenarnya hadir mendominasi sebuah masa lalu dalam hidupku.
Kemudian muncul sebuah tanya; apakah episode itu telah tuntas?
Dan sebuah jawaban retorika; apakah awal telah hadir untuk kemudian tuntas?
Hati kecilku menyelusup melipir melalui lorong2 gelap dalam kalbu, mencari jawab atas keduanya. Tertegun ku dihadapan sebuah kilatan ingatan tentang kita. Ku ulurkan tangan gemetarku, ya.. ada kamu disana.
Ada kamu dalam beberapa titik hilang arahku, ada kamu dalam diskusi panjangku tentang hidup, ada kamu dengan cerita petualanganmu... Ada kamu disitu, walau ku sibuk berceloteh dan tertawa riang dengan mereka yang bukan kamu. Beberapa coretan tanganmu masih tersimpan rapi dalam buku2 milikku.
Lalu, apakah itu adalah sebuah awal yang kemudian tak tuntas?
Biarkan hidup berjalan dengan segala tanya yang tak terjawab...
Biarkan hidup terisi misteri yang terabaikan...
Kamu pernah hadir, dan terima kasih telah menemukanku kembali...

Sunday, November 22, 2009

twilight

My second time watching the movie n let my imagination flowed...
Now I get why those girls watched this movie over n over.

While me..?

I love the part when they fly n jump from tree to tree n see the earth from above..
I love the part when they lay on the ground staring at each other's eyes..
I love the part at the hospital when he said; 'where else would I be?'...

I am so deeply madly in love...

Time to look for my vampire for the sake of those flying thing *_*

thank you...

What could you asked for more?
Other than a beautiful morning to start the day...
Sweet sound of birds outside your window
The wind brings morning wishes thru the window

Thank you...
For bringing so many wonderful things into my life

Saturday, November 21, 2009

s a t u r d a y

Not that I hate saturday
It's just never been easy to have it during my missing you period

Hope you are soon to be free

Hurry be dear...

Friday, November 20, 2009

almost end of year..

Ga terasa, november udah mo selesai. Abis itu, desember dan taun baru lagi.
Mulai buka2 lembaran lagi, mastiin apa aja yg udah kejadian taun ini.
Fuuhh...
Hari masih terlalu pagi untuk sebuah helaan nafas.




Thursday, November 19, 2009

why bother?

Just understand this dear...
Doesn't matter if your clothes are not all expensive or branded
Doesn't matter if your salary is not that big and your title is so ordinary
Doesn't matter if your camera is not the latest product in the market
Or if you're not a blackberry user
Even if you don't have a facebook account

We've known each other since none of those matter
So why bother to worry about them now?

Friendship is about us, about yourself and myself
Just be you, the way you are...
That's all that matter

Wednesday, November 18, 2009

be gone

I am not
Your
Weekend girl

Not you
Not anyone

Keep in mind

so close yet so far...

Hari itu akhirnya aku hadir di kota mu, dengan kerinduan yg sangat setelah melalui penantian berhitung bulan. Percakapan kita nyaris tiada jeda, lewat sambungan berpulsa maupun ketikan jemari didunia maya. Segala hal sederhana dan ga penting, sampai sesuatu yg membuat ku menahan napas dan berpikir sebelum menjawab pertanyaan2mu.

Sudah satu gelas rocky road ku minum tapi kamu belum juga datang. Dan ketika akhirnya kamu tiba, pelukan hangat kita nyaris dibalut airmata. Akhirnya kesempatan itu datang lagi, untuk kita berkumpul dan berceloteh di alam nyata, di masa kini.

Tapi matamu menyimpan rahasia teman...

Ku biarkan percakapan riang dan bodoh itu mencairkan suasana, berharap binar mata dan senyum ceria akan menghiasi wajahmu. Sampai akhirnya raut wajahmu berubah, dan kamu yang ku kenal dulu pun hadir kembali.

It hurts, really... Being with someone physically, yet his soul is else where, untouchable...
I hope you know that i love you for who you are, not what you're wearing, not what everyone's saying.
I just love you.

Tuesday, November 17, 2009

masker

sepanjang pagi ini, seperti ada selubung masker menutupi wajah. sulit sekali menggerakkan bibir, bicarapun perlu perjuangan.
ahhhhh
biarkan aku dan masker itu bersahabat hari ini...

Thursday, November 12, 2009

sore hujan di ibukota

Langit tampak menghitam di balik jendela kaca sore itu, liukan pohon pun tampak menghebat tertiup angin. Ya, sepertinya hujan akan mengguyur ibukota lagi, seperti sore kemarin. Terbayang genangan air di sepanjang jalan dan antrian kendaraan memperlambat pergerakanku menuju rumah.
Ragu menghadang langkahku, saat menyadari curah hujan cukup deras di pelataran gedung. Kemudian ku mantapkan langkah berkecipuk di antara genangan air dan derasnya hujan. Beberapa wajah mungil menatapku sambil menyodorkan payung, tanpa alas kaki, basah kuyup terguyur hujan.
Apa yg ada dalam benakmu adik kecil?
Sebatang coklat kah, sepiring siomay yg di makan mba2 berpakaian keren siang tadi, atau obat sakit kepala untuk ibumu?
Dari tempat duduk di pinggir jendela patas ac sore itu, mataku berkejaran seru dengan para penjaja jasa ojek payung. Tubuh mereka terlihat begitu mungil, tergopoh2 mempertahankan payung besar dari terpaan angin. Senyumnya merekah saat seorang ibu menyelipkan lembaran kertas ke jemari mungilnya. Kemudian berlari lagi ke pelataran gedung, berharap lembaran kertas lain berpindah ke tangannya.
Airmata mengaburkan pandangku...
Dari tubuhnya yg kurus dan mungil, perkiraanku mereka masih duduk di bangku sd. Binar matanya tak pudar, cengiran lebarnya lepas saat bergurau dengan rekan seperjuangan. Kakinya berlari kecil menyamai langkah orang dewasa penyewa payung. Beberapa penyewa ku lihat berusaha memayungi adik kecil itu, tp mereka mengelak, mungkin khawatir tubuh kuyupnya akan turut membasahi pakaian penyewa. Lengan kecilnya memeluk tubuh, berharap kehangatan akan hadir. Bibirnya membiru bergetar, jemarinya keriput, ahhh adik kecil... Andai mampu ku yakinkan diri bahwa ini adalah waktu bermainmu, bukan sebuah lahan pencarian nafkah.
Sore itu, diantara beribu keluh manusia akan turunnya hujan, ada segelintir manusia cilik dan seorang aku yg memanjatkan syukur. Mereka atas beberapa lembaran uang saku dan tambahan lauk makan malam di rumah. Aku atas adanya mereka penyampai pesan...

Sunday, November 8, 2009

pieces of me

Sperti titik hujan
Berderai
Bercerai
Tercecer

Luruh

not to be forgotten

The sky is getting dark now
Voices of children playing get less crowded
Time to return home
As the sun is set to rest for this part of world

Staring up at the soft grey sky
Knowing a wish is not mine today
Hoping a bright fullmoon to appear
Light my way to a peacefull sleep

A lesson is mine
From all others, this one stay to keep me awake
Not to be forgotten
So long the heart keeps beating

Tuesday, November 3, 2009

closure

seringkli kta berdiam terlalu lama atas sbuah peristiwa hidup
tanpa sesal, tanpa marah, hanya enggan untuk meletakkan tapak di jejak baru
seakan separuh nyawa masih tertinggal pada sbuah hari lalu, dan kta pun duduk diam
pandang terpaku pada sbuah lonceng di dinding
berharap waktu akan jd kawan setia dalam diam

mungkin sebuah babak penutup yg kau tunggu tak kan hadir
dan panggung tak selamanya kembali riuh, teman
terkadang ia hanya tiba2 kosong tanpa lakon
untuk kemudian diam, kembali ke peraduan
suatu hari nanti, mungkin panggung itu akan ramai lagi
walau tanpa sebuah babak penutup yg kau inginkan
nikmati saja...
segalanya akan usai suatu hari nanti
walau jabat tangan mungkin alpa hadir pada waktunya

Sunday, November 1, 2009

restless soul

It was a near fullmoon nite
The sky was a light blue
Filled with dots of light from houses along the way
The silent hypnotized my soul

The mountain stood still
As if blocking my thought
Pushing my restless soul to rest
Dream of the sweetest dream

And so I thought of you...
Of all the expectation
And the anticipation attached

A mental picture was playing wordlessly
Of you, standing there
Waiting for my returning home
To you...

Tonight of all those restless ones
A wish was slightly whispered
For a soul to have a peacefull ends...