Wednesday, January 12, 2011

hujan dan kamu

Gemuruh hujan memenuhi ruang dengarku, dalam gelap ku raba sisi kanan sebelah kepalaku, mencari telepon genggam dan memicingkan mata berusaha melihat penunjuk waktu yang tertera. 02:43. Masih terlalu malam untuk bergegas bangun dan memulai hari. Ku tarik lagi selimut rapat dan pejamkan mata.

Ah, bukankah tadi lampu kecil itu berkedip merah?

Sekali lagi ku raih benda hitam kecil itu dan berusaha mengumpulkan nyawa yang tertinggal di alam mimpi. Kotak biru itu bergambar bintang, ada satu pesan.

Kamu :
sdh tidur sayang?
hujan deras...

Pesan diterima berjam-jam yang lalu dan tentu setelah saya terlelap. Tetapi tetap menghadirkan hangat di sekujur tubuh.

Sepertinya seluruh dunia tahu saya perempuan pencinta hujan. Tangis dan tawa seolah lebur disana, bersama tarian cinta yang dipersembahkan sepenuh jiwa.

Hujan dan kamu...

Perpaduan yang sungguh sangat indah. Sejauh apapun langkah dan hidup membawa tubuhku, hati selalunya tinggal bersama hujan. Dan tentu saja kamu. Yang hadir berganti dalam waktu dan tempat.

No comments: